Tampilkan postingan dengan label bisnis apa yg cepat bep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis apa yg cepat bep. Tampilkan semua postingan

waralaba paling top saat ini






"Atas berkat rahmat Tuhan yang Maha Esa. Kami akan memulai bekerja dalam usaha ini dengan sepenuh hati, dengan dilandasi tekad yang jujur untuk bekerjasama, saling membantu, memperhatikan, mempercayai dan melayani dengan baik. Kami percaya usaha kami ini akan dapat berkembang, diterima dan dihargai oleh masyarakat, bangsa dan negara ini..."


‎​!!! ANDA BERUNTUNG !!!
CARA PINTAR JADI PENGUSAHA!

HOT INFO : Segera Opening Mitra Pizza Van Java Ciledug Cirebon, Brebes, Slawi

Opening,22 April 2012 Mitra Ciledug

Sudah saatnya Bukalah pintu gerbang kesuksesan Anda
dengan satu kunci berinvestasi di PIZZA VAN JAVA


SEBUAH TIKET MASUK UNTUK JADI WIRAUSAHA SUKSES !!!

Sebuah Peluang Usaha Murah… mulai dari 25 Jutaan! dengan Aneka produk Unggulan! yang memperkaya Varians Kuliner Nusantara!

+ 1001% Profit Milik Anda Sebagai Mitra..!


PIZZANYA KITA SEMUA

Salam……
Ada Ungkapan Tak kenal maka tak sayang, Ungkapan Sederhana ini bagi kami sangat berarti, Pizza Van Java Muncul melalui sebuah MIMPI Luhur sang pendiri Bpk. Ahmad Umar dan Istri untuk membukasebuah peluang usaha pizza dengan segmentasi yang BERBEDA, Bermodal “Resep Rahasia” dalammengolah pizza,
Maka Lahirlah Pizza Van Java, yang mengangkat Makanan Khas Italia ini menjadi lebih Indonesianamun tetap Terasa Ciri Khasnya dan Nikmatnya Cocok di lidah kita.



Berita :

28/12/2011
Hangatnya Laba Pizza Rasa Indonesia Menilik tawaran kemitraan Pizza Van Java dari Cirebon



KUDAPAN asal Italia bernama pizza makin populer di Tanah Air. Pizza yang ketika awal masuk ke Indonesia hanya dikenal sebagai cemilan kalangan atas ini kini telah merambah ke berbagai sudut kota. Pembelinya pun dari kelas yang beragam.

Peluang inilah yang dimanfaatkan Ahmad Umar dengan mendirikan usaha kuliner bernama Pizza Van Java. Menyasar kalangan menengah ke bawah, Pizza Van Java mencoba menyatukan rasa asli pizza dengan lidah masyarakat Indonesia, Jawa khususnya

Untuk itu, makanan asal Italia ini disajikan dengan inovasi dan variasi topping asli Indonesia. "Semua menu yang kami tawarkan bercita rasa Indonesia," tutur Apik S. Rijal, manager Pizza Van Java. Walaupun sudah dimodifikasi ala Indonesia, namun Apik mengklaim pizzanya tetap menggugah selera

Berdiri sejak 2010 di . Cirebon, salah satu menu an-dalan Pizza Van Java adalah Fruit Javanesse Pizza. Menu pizza dengan topping buah-buahan tropis seperti pisang, jeruk, dan jagung dalam satu loyang.


Untuk mengembangkan usaha, Pizza van Java telah menawarkan kemitraan sejak Agustus 2011. Walau baru saja ditawarkan, saat ini Pizza Van Java telah berkembang pesat. "Semua masih di sekitar Cirebon," kata Apik.

Tahun depan nanti, Pizza Van Java berharap mampu menggandeng mitra di luar Cirebon atau Pulau Jawa Jika mitra berada di Cirebon, manajemen didukung sepenuhnya oleh pusat. Namun untuk di luar Cirebon, pengelolaan bisnis dan manajemen diserahkan seluruhnya ke mitra. "Kami telah menyiapkan sistemnya," klaim Apik.

Ada dua paket kemitraan yang ditawarkan Pizza Van Memasuki 2012, Pizza Van Java berharap gandeng mitra diluar Cirebon. Java. Paket pertama dengan investasi Rp 25 juta, sedangkan paket kedua nilai investasinya Rp 75juta Untuk paket pertama mitra akan memperoleh fasilitas training .karyawan selama tiga hari, satu unit booth, peralatan masak lengkap, balian baku awal, paket promosi, frezer serta seragam.

Sedangkan untuk paket kedua, selain fasilitas seperti paket pertama, juga ada tambahan bonus alat produksi pizza dan hak supplier Pizza Van Java, termasuk tiga unit box motor. Dengan masa kerjasama selama lima tahun, Apik mengatakan, mitra paket kedua berhak menjadi master franchise.

Dengan harga Rp 13.000 sampai Rp 30.000 per loyang, Apik menghitung, dalam sehari rata-rata omzet yang didapat mitra bisa mencapai Rp 600.000 sampai Rp 850.000 atau sebesar Rp 18 juta sampai Rp 25 juta per bulan. Jikatarget itu tercapai, maka mitra akan balik modal dalam waktu lima bulan sampai dengan tujuh bulan.

Salah satu mitra yang telah bergabung dengan Pizza Van Java sejak Agustus 2011 adalah Bambang Tarmizi. Ia mengaku usahanya cukup laris dengan omzet per hari mencapai Rp 750.000. "Padahal lokasi saya dekat dengan Pizza Hut," katanya.

Ia menambahkan, Pizza Van Java bisa menjadi alternatif bagi yang ingin merasakan pizza namun dengan harga relatif murah. "Rasa tidak jauh beda dengan Pizza Hut," ujarnya. Mayoritas pelanggan Bambang adalah remaja dan anak-anak.

Pizza Van Java
HP 082115678678, 085659848496

Sumber: Harian Kontan
Dea Chadiza Syafina, Ragil Nugroho


Visi


Dalam waktu 3 tahun Ke depan, Pizza Van Java siap merajai bisnis Pizza dengan segmentasi Gerai di Indonesia, dengan target penambahan gerai di beberapa Provinsi di Indonesia. Pizza Van Java akan melebarkan sayap ke Daerah. Selain Produknya yang terkenal dengan citarasa Indonesia, karakteristik rasanya justru menjadi alasan yang membuat Pizza Van Java menjadi Idola Masyarakat Indonesia saat ini.

Target dalam negeri tentu saja fokus pengembangan outlet/gerai yang akan beroperasi di tahun ini, inilah alasan kami untuk tetap pada “sales!, sales! dan sales!”.masih terbuka banyak peluang pasar yang dapat dibidik dan diciptakan. Oleh karenanya kita akan terusmelebarkan sayap ke seluruh penjuru Indonesia.

http://www.pizzavanjava.com/

Bisnis Waralaba Cirebon Sudah Go Nasional

Senin, 05 Maret 2012 16:01 WIB

Bisnis Waralaba Cirebon Sudah Go Nasional

CNC - 007
Apik S. Rijal, CEO Franchiseholic IndonesiaApik S. Rijal, CEO Franchiseholic IndonesiaIst/dokhttp://www.pizzavanjava.com/
BISNIS waralaba atau yang biasa disebut franchise sedang mewabah dunia usaha khususnya di Cirebon, terutama di kalangan generasi muda. Sebagian pengusaha mempunyai pendapat bahwa mengembangkan bisnis ini relatif lebih mudah dibandingkan jika memulai bisnis dari nol. Karena tidak perlu memikirkan promosi untuk meningkatkan pendapatan dan angka penjualan dari sebuah produk yang akan ditawarkan.
Perkembangan inilah yang mendorong Apik Samsul Rijal membangun perusahaan konsultasi managemen dan marketing yang bernama Franchiseholic Indonesia.
Menurut Apik, bisnis waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.
Franchiseholic Indonesia merupakan sarana yang bertujuan untuk membantu seseorang mendapatkan informasi mengenai bisnis franchise yang diinginkan sebelum memutuskan untuk memulai bisnis.
Franchiseholic Indonesia tidak hanya memberikan informasi franchise (waralaba) saja tapi juga peluang usaha, peluang bisnis, dan lisensi. Bahkan kata suami dari Erni Yustianawati ini, Franchiseholic Indonesia juga membantu meng-create sebuah bisnis, membantu speed penetrasi pasar ke seluruh Indonesia serta mengembangkan usaha menjadi lebih sukses.
Franchiseholic Indonesia dirikan pada tahun 2011, berharap ikut mewujudkan mimpi dan cita-cita serta mendorong usaha wong Cirebon dapat merambah ke level nasional, melalui sistem franchise.
Beberapa produk yang kini telah dipasarkan melalui Franchiseholic Indonesia seperti Banana Kriuk, Kabitha Soerabi, Demen Spaghetti, Pizza Van Java, Rumah Sempoa, Bakso Tip Top Cak Soleh, dan Razane Mendoan.
Menurut pria yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua KNPI Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon ini, yang menjadi kendala utama calon pelaku usaha seringkali tidak mampu membuat perencanaan dan konsep binis yang baik. “Melalui Franchiseholic Indonesia kita bimbing bagaimana caranya mereknya bisa jadi terkenal, kemasan dan cara pemasaranya, agar bisnisnya bisa diterima masyarakat,” jelas Apik kepada CNC, akhir pekan lalu. “Untuk memulai usaha, syaratnya dimulai dari mimpi,” pungkas Apik. (Yadi/Job)